DHCP Server untuk OS Windows

DHCP server ((Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk mendistribusikan alamat IP (Internet Protocol) pada mesin/komputer lain yang berada dalam 1 jaringan, untuk lebih jelasnya silahkan lihat di Wikipedia yaa. Mengkonfigurasi alamat IP untuk sebuah perangkat bukanlah hal yang sulit, apalagi perangkat tersebut memiliki interface yang mudah dipahami seperti Sistem Operasi Windows. Tapi bagaimana kalau dalam satu jaringan terdapat puluhan, atau bahkan ratusan perangkat? Lebih jauh lagi, bagaimana kalau perangkat yang terhubung setiap hari berbeda-beda dan perlu dikonfigurasi ulang setiap kali terhubung?

Sebuah kantor misalnya dengan 50 karyawan yang memiliki aktivitas dengan komputer dekstop, dan laptop yang setiap hari laptop tersebut dibawa pulang. Kadang di lain hari si pegawai membawa laptop yang lain. Tidak tidak semua pengguna komputer dapat dengan mudah melakukan konfigurasi sendiri. Hal tersebut akan menjadi rutinitas harian yang melelahkan dan membosankan bagi seorang admin atau staff jaringan di kantor tersebut.

Dalam kondisi inilah DHCP server akan memberikan kontribusi yang besar dengan mendistribusikan IP secara berjamaah dan dinamis, antar lintas perangkat. Biasanya sebuah perangkat yang berfungsi sebagai internet gateway seperti modem atau router, sudah dilengkapi dengan fitur ini. Jadi tidak perlu repot-repot membuat DHCP server sendiri.

Tapi dalam beberapa kondisi, kadang kita harus membuat sendiri DHCP server pada komputer / laptop kita. Misalnya seperti skenario yang ada dalam artikel ini. Nah dalam kondisi ini, kamu dapat menggunakan Software Windows DHCP server. Kamu bisa langsung download di Official Website mereka, atau bisa juga download langsung di sini.

Karena artikel ini adalah artikel pendukung untuk melengkapi artikel lainnya, maka saya tidak menuliskan tutorial lengkap untuk install dan konfigurasinya. Tutorial instalasi dan settingnya, bisa kamu lihat di sini.

Related post :  UBNT Unifi AP : Setting Tutorial Part I

Semoga software dan artikel ini dapat bermanfaat, selamat ngoprek guys!

Note* Untuk menghindari konflik IP, pastikan network card (lancard) yang kamu gunakan untuk menjalankan servis DHCP server memiliki IP statis.

 

Leave a Reply