Sistem Operasi Komputer : Belajar Komputer Dasar Part II

Sistem Operasi Komputer – Halo teman-teman pembaca setia Blog Teknisiku. Artikel Ini adalah artikel kedua dari Seri Belajar Komputer Dasar, Artikel pertama bisa kamu baca di sini. Kalau pada artikel sebelumnya kita sudah mengenal perangkat keras komputer dan komponen-komponen utama pada sebuah mesin komputer. Maka pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang Sistem Operasi (Operating System/OS) pada Sebuah Komputer. Pernah mendengar istilah OS? Sesuai dengan namanya, OS atau Sistem Operasi Komputer adalah sebuah perangkat lunak yang menghubungkan antara perangkat keras (komputer) dengan Pengguna. OS ini berfungsi melakukan manajemen operasi pada komputer tersebut. Ada beberapa hal tentang OS yang dapat kita uraikan.

Fungsi Sistem Operasi – Sejatinya OS ini berfungsi sebagai dasar sebuah perangkat komputer, yang bertugas mengatur dan mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan pemakai untuk menggunakan komputer. Artinya tanpa adanya OS pengguna tidak dapat menjalankan sebuah perangkat komputer. OS ini menjadi salah satu bahan pertimbangan pengguna dalam memilih atau membeli perangkat komputer. Nah berikut ini adalah beberapa fungsi OS :

  1. Dasar / Wadah Aplikasi – OS merupakan dasar/wadah seluruh aplikasi yang dijalankan pada perangkat komputer. Jika diperhatikan, aplikasi berada dalam perangkat penyimpanan namun hanya dapat dijalankan di atas sebuah Sistem Operasi.
  2. Kontrol Kinerja Perangkat – OS bertugas mengontrol seluruh kinerja perangkat pada seluruh komputer mulai dari tugas (kernel) sederhana hingga kompleks, seluruh perintah user/aplikasi menuju dan dari perangkat komputer dikontrol oleh Sistem Operasi  ini
  3. Kontrol Kerja Aplikasi – OS juga berfungsi sebagai pengontrol kerja aplikasi agar komunikasi antara komputer, aplikasi dan pengguna dapat terhubung dengan baik

Jenis – Jenis Sistem Operasi Komputer

Ada beberapa jenis OS yg secara garis besar terbagi menjadi 2 yaitu Closed Source OS (OS Windows dan Mac OS) dan Open Source OS (UNIX). Apa perbedaan antara Closed Source dengan Open Source? Sederhananya sih, Closed Source itu ga gratis alias berbayar. Penggunaan Sistem Operasi ini tidak terbuka untuk kalangan umum, hanya untuk mereka yang sudah membayar lisensi untuk menggunakan OS ini. Sedangkan Open Source terbuka untuk kalangan bebas dan dapat digunakan secara gratis. Untuk pergembangan keluarga masing masing OS lebih lengkap teman teman bisa buka di sini. Adapun masing-masing jenis OS terbagi lagi ke dalam beberapa fungsi, beberapa yang sudah dikenal secara umum adalah Workstation (Client), dan Server. Artikel ini akan membahas tentang OS untuk fungsi Workstation, mulai dari pilihan OS, cara kerja, hingga kekurangan dan kelebihan masing-masing OS. Ini merupakan bagian dari pengetahuan dasar, dan pada materi-materi selanjutnya kamu akan selalu berurusan dengan OS.

Related post :  Belajar Bahasa Inggris atau Belajar Programming

Pilihan OS

Ada banyak sekali pilihan OS untuk mengoperasikan sebuah komputer, mukai dari Closed Source sampai dengan Open Source dan pada kesempatan ini Penulis hanya akan merekomendasikan 2 pilihan OS dengan jumlah user terbanyak. Microsoft Windows untuk OS platform Closed Source dan Ubuntu untuk platform Open Source. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara Windows dengan Ubuntu :

windows vs ubuntu, sistem operasi, operating system, OS

  1. Lisensi : Windows tidak terbuka untuk umum dan untuk menggunakannya kamu harus membeli lisensinya. Sementara Ubuntu terbuka untuk umum, kamu bisa menggunakannya secara gratis.
  2. Dukungan Program : Hampir semua program (software) dibuat untuk beroperasi di bawah sistem Windows. Sementara tidak semua program dapat dioperasikan di bawah sistem Ubuntu. Tapi kamu masih dapat mensiasati masalah ini dengan Wine.
  3. Syarat Hardware : Windows merupakan sebuah sistem yang sangat komplex dan dapat menjalankan hampir semua program, bahkan program yang dibuat untuk OS jenis lain dapat dijalankan pada Windows dengan bantuan emulator. Dengan tingkat kerumitan seperti ini, Sistem Windows membutuhkan sumberdaya perangkat keras (Hardware Resource) yang lebih tinggi dibandingkan Ubuntu. Sebagai contoh, versi Windows 10 (32bit dan 64 bit) membutuhkan setidaknya prosesor setingkat Core i3 gen1, RAM 4GB (atau 2x2GB), dengan ruang kosong pada penyimnanan minimal 50GB. Sementara Ubuntu Desktop dapat berjalan dengan lancar pada semua varian prosesor Dual Core dengan RAM 1GB dan ruang kosong penyimpanan sebesar 25GB.
  4. Tingkat Keamanan : OS berbasis Windows sangat rentan untuk terinfeksi virus yang dapat memberikan kamu segudang masalah, mulai dari masalah kinerja komputer, error program, sampai kerugian finansial. Kebutuhan akan Program Anti-Virus pada Windows, boleh dibilang mendekati Mutlak. Berbeda dengan Windows, Ubuntu memiliki imunitas lebih tinggi terhadap virus. Sampai detik Artikel ini ditulis, Penulis belum pernah mengalami kasus Sistem Ubuntu yang terinfeksi oleh virus. Kamu bisa membaca Statement Official dari Developer Ubuntu tentang virus di sini. Tapi bukan berarti Ubuntu 100% kebal virus, kamu tetap harus waspada dan menggunakan komputer kamu dengan bijaksana.
Related post :  Belajar Komputer Dasar : Komponen Utama Komputer

Kesimpulan dan Penutup

Baik Windows maupun Ubuntu, keduanya sama-sama memiliki daya tarik dan kekurangannya masing-masing. Kamu bisa memilih untuk mendalami 1 jenis saja ataupun keduanya sekaligus. Microsoft pada halaman Perjanjian Layanan mereka menegaskan bahwa perangkat lunak mereka hanya diperuntukkan bagi penggunaan sesuai undang-undang yang berlaku. Jadi segala bentuk tindakan membongkar, mendekompilasi, meretas, menyaingi, mengeksploitasi, atau merekayasa balik fitur yang terdapat di dalam Windows adalah perbuatan ilegal. Untuk kamu yang suka berkreasi, modifikasi a.k.a Ngoprek, lebih nyaman menggunakan Ubuntu karena Ubuntu mengizinkan pengguna-nya untuk bekreasi dengan bebas pada Sistem Operasi mereka, tanpa dibatasi oleh apapun.

Sampai di sini kita sudah cukup mengenal Sistem Operasi, jenis-jenis dan karakternya masing-masing. Pada Artikel berikutnya, kita akan masuk ke tahap Tutorial. Bosan dong pastinya baca teori terus, kapan prakteknya nih hahahah. Tutorial pada artikel berikutnya adalah Instalasi Sistem Operasi Microsoft Windows (termasuk tutorial konfigurasi BIOS pada tahap pra instalasi).

Leave a Reply