Teknisi Freelancer! Buat Dapat Duit Tambahan, Lakukan Tiga Cara Simpel Ini

Gambar Fitur oleh vectorpouch – www.freepik.com. Judul: Man vector

Rangkuman:

  • Kamu harus bikin kartu nama untuk menunjukkan profesionalitas dan kredibilitas kamu.
  • Download dan gunakan brosur sobek di bawah dan tempel di minimarket, pasar, dan tempat ramai lainnya.
  • Pastikan etos kerja kamu bagus karena mantan pelanggan kamu bakal merekomendasikan layanan kamu ke teman-teman, sahabat, tetangga, dan lingkungan mereka.

Jadi teknisi freelancer memang gampang-gampang susah. Dalam satu bulan kamu bisa dapat banyak, bulan berikutnya kantong kering melanda. Padahal keahlian dan pengalaman kamu sudah matang, tapi orderan kamu naik turun bahkan sepi kaya padang pasir.
Kenapa?

Salah satu jawabannya adalah orang nggak banyak tahu tentang kamu.

Cara #1 Buat Kartu Nama

Ya, kartu nama berukuran 9cm x 5,5cm. Sederhana tapi sering disepelekan.

Kartu nama bukan cuma buat eksekutif atau bos aja. Sama sekali bukan barang mewah. Banyak percetakan yang menyediakan desain gratis kalau kamu bikin kartu nama dalam jumlah tertentu.

Kenapa kartu nama penting?

  • Menambah kredibilitas dan profesionalisme kamu
    Calon pelanggan akan menilai kamu sebagai professional karena punya kartu nama. Di sana tercantum nama, kualifikasi kamu, dan cara mereka menghubungi kamu. Kamu juga bisa mencantumkan layanan kamu di kartu nama.
  • Menunjukan kalau kamu siap
    Daripada mereka mencatat nomor kamu di HP, lebih baik berikan kartu nama. Calon pelanggan akan menilai bahwa kamu serius soal pekerjaanmu sebagai seorang teknisi dan siap menerima klien kapanpun.
  • Media Marketing paling efektif
    Saya sendiri masih ingat tentang teknisi yang membagikan kartu namanya di kelas integrasi saya dan dialah yang pertama kali bakal saya hubungi kalau saya butuh jasa dia.
  • Murah
    Rata-rata harga kartu nama per box isi kurang lebih 100 lembar mulai dari Rp 19.000 untuk satu sisi dan Rp 39.000 untuk dua sisi.
Related post :  5 Software Antivirus Gratis Terbaik

Desain kartu nama yang menarik dan unik akan mudah diingat.

Yang paling penting, pertemuan kamu bakal berkesan.

Riset dari Statistic Brain Research Institute menyebutkan kalau 72% calon pelanggan akan menilai bisnis dari kualitas kartu nama yang mereka terima. Sedangkan 39% calon pelanggan nggak akan mau bekerjasama kalau kartu nama yang mereka terima jelek.

So, mungkin ini saatnya kamu berinvestasi dengan kartu nama?

Cara #2 Buat Brosur

Berbeda dengan kartu nama yang menegaskan kesan pertama dan kredibilitas kamu, brosur mengedepankan persuasi dan memberikan solusi tepat ketika orang sedang butuh.

Desain brosur yang saya maksud bukan brosur lipat tiga dengan kertas glossy.

Nggak!

Brosur yang saya maksud adalah hasil print di kertas hitam putih yang bisa disobek di ujungnya seperti ini.


Download Filenya di sini

Kamu tinggal potong sisi kanan dan kiri, supaya calon pelanggan tinggal sobek bagian atasnya dan bisa simpan di saku dan bawa pulang.

Brosur ini bisa kamu tempel di supermarket, toko kelontong, penjual gorengan, martabak, dimanapun! Minta ijin dulu tentunya ya!

Kenapa brosur ini ampuh?

  • Bayangkan motor kamu lagi mogok di tengah jalan. Panas, capek, kamu sendirian. Udah ngarep pengen pulang cepet eh ternyata malah mogok. Tempat apa yang kamu cari?
    Kamu pasti akan cari minimarket untuk istirahat daripada berhenti di pinggir jalan yang rawan. Dan kamu akan masuk ke dalam, minimal beli minuman.
    Dan ketika kamu masuk, kamu lihat brosur diatas. Bukan Teknisi Listrik melainkan Mekanik Sepeda Motor.
    Gak pake lama, kamu pasti akan langsung hubungi Mekanik itu. Bahkan kalau biayanya mahal!
  • Setiap orang akan pergi belanja, nggak peduli masalah teknis macam apa yang mereka hadapi. Mereka pastinya bakal seneng kalau kamu bisa menyediakan solusi tepat ketika mereka butuh bantuan!
Related post :  5 Rekomendasi Laptop Murah untuk Pelajar dan Mahasiswa

Brosur jenis seperti ini popular di barat namun belum banyak dipakai di Indonesia. Cara yang sama bisa juga berguna di Indonesia.

Dan karena belum banyak yang pakai jadi kamu pasti bakal menarik perhatian dan kamu memang wajib STAND OUT IN THE CROWD untuk mengalahkan kompetitor.

Cara #3 Words of Mouth

Nggak heran lagi kalau rekomendasi dari mulut ke mulut memang ampuh, terutama di Indonesia.

Penelitian oleh Better Lab bekerja sama dengan Mozilla di tahun 2014, masyarakat Indonesia lebih percaya rekomendasi teman dan keluarga. Mereka akan tanya pendapat dan nasehat ke sahabat dan kerabat mengenai suatu layanan jasa atau produk.

Nah, untuk mendapatkan rekomendasi ini kamu harus punya klien dulu kurang lebih dari dua cara di atas.

Kenapa cara ini ampuh?

  • Work ethic atau etos kerja.
    Kamu harus bisa menuntaskan setiap masalah teknis yang klien kamu hadapi, supaya kamu dikenal sebagai ahlinya. Kalau pelanggan kamu puas, mereka bakal rekomendasikan kamu ke temen, sodara, tetangga, pak RT, RW, bahkan kalau mereka dapat proyek besar!
  • Kamu bekerja di Indonesia
    Kalau riset yang saya sebutkan diatas masih meragukan kamu soal words of mouth, coba kamu makan dulu. Kayanya kamu lapar.

Meskipun kamu ahli dan professional, pada akhirnya pasar akan menentukan apakah mereka akan pakai jasamu atau nggak. Suka atau nggak, sebagai freelancer kamu harus belajar memasarkan diri kamu sendiri.

Kalau kamu nggak bisa meyakinkan mereka untuk pakai jasa kamu, mereka akan beralih ke jasa lainnya tanpa berpikir dua kali.
Komunikasi adalah kunci penting untuk memasarkan kemampuan kamu dan mendapatkan lebih banyak pelanggan yang artinya menaikkan pendapatan kamu.

Related post :  Belajar Bahasa Inggris atau Belajar Programming

Ikuti Instagram Wordpixels Creative Agency untuk tips dan cara mempromosikan jasa dan produk kamu.

Penulis : Aicha Mahavikri
Email : [email protected]
Website : https://aichamahavikri.com

Leave a Reply